Mengembalikan Esensi Pendidikan Karakter di Indonesia

Report Abuse

Media/Video Pembelajaran (Embed Link)

Deskripsi Sumber Asli (Eksternal)

Judul Sumber Asli
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) / Nilai Moral, Karakter Bangsa, dan Kebijakan Pendidikan
Nama Institusi/Kanal Sumber
Anhar Gonggong Official
Jenis Sumber Media/Video
Video YouTube
Tahun Publikasi
2025
Jenis Lisensi Sumber
CC BY

Ulasan Media/Video Pembelajaran

Video ini menyajikan obrolan kritis yang mendalam bersama sejarawan senior, Anhar Gonggong, mengenai potret buram dan akar masalah pendidikan di Indonesia saat ini. Pembahasan dalam video menyoroti bahwa pendidikan sekarang terlalu fokus mengejar kecerdasan otak atau nilai akademik semata, tetapi mengabaikan pembentukan karakter dan hati nurani. Dampak fatalnya adalah lahirnya orang-orang pintar yang justru menggunakan kepintarannya untuk hal buruk, seperti para koruptor dan pejabat yang tidak peduli pada nasib rakyat miskin. Video ini juga mengkritik fenomena miris di lapangan, seperti adanya anak SMP yang belum bisa membaca akibat guru yang mengajar tanpa rasa panggilan jiwa dan hanya peduli pada gaji bulanan. Di akhir diskusi, ditekankan bahwa sekolah dan kampus harus berhenti menjadi sekadar “pabrik pencetak sarjana” dan mulai kembali mencetak manusia yang tercerahkan yaitu manusia yang cerdas pikiran sekaligus memiliki empati sosial yang tinggi.

Informasi Pengulas

Nama Lengkap
Heikmah Wijaya
ID (NIM)
240611100190
Kelas
PGSD 4F
Matakuliah
Kewarganegaraan
Pernyataan Etik
Saya mencantumkan sumber secara lengkap, Konten digunakan untuk tujuan edukatif

Catatan Ulasan

Model Pembelajaran
Value Clarification Technique (VCT / Teknik Pengungkapan Nilai), di mana siswa atau calon guru diajak untuk melihat, menilai, dan mengklarifikasi nilai-nilai moral dan karakter nyata di tengah masyarakat secara kritis.
Mata Pelajaran/Tema
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) / Nilai Moral, Karakter Bangsa, dan Kebijakan Pendidikan
Jenjang Pendidikan
Perguruan Tinggi (Mahasiswa) / Dapat diadaptasi untuk Guru Sekolah Dasar (SD) sebagai bahan refleksi kompetensi pedagogik dan kepribadian.
Manfaat Praktik Baik
Konten ini sangat layak menjadi sumber ulasan karena memberikan refleksi yang sangat jujur, berani, dan langsung menusuk ke jantung masalah pendidikan kita. Alih-alih hanya memuji program-program baru pemerintah (seperti wacana sekolah rakyat atau sekolah unggulan), video ini mengingatkan kita bahwa sistem sebagus apa pun akan gagal jika mental pengajarnya tidak dibenahi dan jika pendidikan anak di dalam rumah tangga diabaikan. Tokoh pembicara juga memberikan contoh teladan nyata dari para pendiri bangsa seperti Soekarno dan Hatta yang rela masuk keluar penjara demi rakyat karena mereka adalah manusia yang tercerahkan oleh pendidikan.
Potensi Adaptasi
Guru dapat menerapkan esensi video ini di kelas dengan cara mengubah fokus pembelajaran. Guru tidak boleh lagi hanya menilai siswa dari angka-angka di atas kertas, melainkan harus meluangkan waktu untuk mengasah empati siswa. Caranya bisa lewat kegiatan sederhana seperti membiasakan budaya jujur saat ujian tanpa perlu diawasi ketat, melatih kedisiplinan dari hal kecil, dan mengajak siswa berdiskusi tentang realitas sosial di sekitar mereka (misalnya membahas mengapa masih ada anak jalanan yang tidak sekolah). Guru juga harus memposisikan diri sebagai teladan karakter, bukan sekadar orang yang datang untuk mentransfer isi buku teks lalu pulang setelah menerima gaji.

Informasi Tambahan

Author Info

Heikmah

Member since 3 bulan ago
  • 240611100190@student.trunojoyo.ac.id
View Profile

There are no reviews yet.

Leave a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Info

Heikmah

Posted 56 tahun ago
  • 240611100190@student.trunojoyo.ac.id
Contact Agent View Profile